
Banyaknya persoalan hidup yang harus dihadapi oleh masyarakat menyebabkan mereka sangat rentan dengan penyakit kejiwaan. Beban hidup yang semakin berat, yang disebabkan oleh berbagai masalah sosial seringkali menyebabkan gangguan psikologis pada diri seseorang, yang pada akhirnya dikatakan MENJADI GILA.
Nach sepertinya ( yang saya lihat ) orang gila ini jumlahnya semakin bertambah saja. Ini terbukti dari bergantinya orang gila yang sering saya jumpai diberbagai tempat.
Saya jadi berpikir, apakah memang sudah sangat beratkah tekanan hidup saat ini hingga banyak orang tidak kuat menanggungnya ?
Sementara itu, keberadaan orang gila ini seringkali meresahkan masyarakat. Wanita dan anak-anak adalah kaum yang sering ketakutan jika harus berpapasan dengan orang gila. Belum lagi bau harum khas dari badan mereka yang sangat menyengat ( nggak mandi 100 tahun kali yaa...)
Pemerintah sebetulnya juga sudah berupaya untuk mengatasi masalah orang gila ini, dengan cara 'membuang' mereka ke daerah lain. Cara ini sepertinya sudah lazim diterapkan oleh beberapa kota/ daerah. Akibatnya terjadilah acara buang - membuang orang gila antar daerah. Orang gila dari daerah kita dibuang ke daerah lain. Orang gila dari daerah lain, dibuang ke daerah kita. Kalau di dunia Pendidikan kita mengenal adanya "Pertukaran Pelajar", maka disini kita mengenal adanya " Pertukaran Orang Gila".
Memang sangat menyedihkan nasib orang gila ini. Saya jadi ingat lagunya Candil.... ORANG GILA JUGA MANUSIA... JANGAN SAMAKAN DENGAN PISAU BELATI....
Nach sepertinya ( yang saya lihat ) orang gila ini jumlahnya semakin bertambah saja. Ini terbukti dari bergantinya orang gila yang sering saya jumpai diberbagai tempat.
Saya jadi berpikir, apakah memang sudah sangat beratkah tekanan hidup saat ini hingga banyak orang tidak kuat menanggungnya ?
Sementara itu, keberadaan orang gila ini seringkali meresahkan masyarakat. Wanita dan anak-anak adalah kaum yang sering ketakutan jika harus berpapasan dengan orang gila. Belum lagi bau harum khas dari badan mereka yang sangat menyengat ( nggak mandi 100 tahun kali yaa...)
Pemerintah sebetulnya juga sudah berupaya untuk mengatasi masalah orang gila ini, dengan cara 'membuang' mereka ke daerah lain. Cara ini sepertinya sudah lazim diterapkan oleh beberapa kota/ daerah. Akibatnya terjadilah acara buang - membuang orang gila antar daerah. Orang gila dari daerah kita dibuang ke daerah lain. Orang gila dari daerah lain, dibuang ke daerah kita. Kalau di dunia Pendidikan kita mengenal adanya "Pertukaran Pelajar", maka disini kita mengenal adanya " Pertukaran Orang Gila".
Memang sangat menyedihkan nasib orang gila ini. Saya jadi ingat lagunya Candil.... ORANG GILA JUGA MANUSIA... JANGAN SAMAKAN DENGAN PISAU BELATI....

Ups...!! fotonya sapa tuh?yang ngeposting ya;-)mau narsis tapi malah saltum..sumpeh lo gak kalah ma orang gila beneran;-);-)wakakakakakakk..
BalasHapus